GO UP

Profil: Rengkuh Banyu & Fachril Fathiansyah, Duo Desainer yang Terinspirasi dari Bidang Maritim Indonesia

Rengkuh Banyu & Fachril Fathiansyah merupakan salah satu tim yang terpilih dari 27 desainer yang karyanya mewakili Indonesia untuk ditampilkan di perhelatan Salone del Mobile pada April 2018 lalu di Milan, Italia. Proses kurasinya sendiri dilakukan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI).

Mari kita telusuri proses kreatif dan perjalanan mereka di dunia desain.

 

Layang Sofa, terinspirasi dari dek kapal yang terbuat dari kayu dan kokoh

Kolaborasi dua alumni Institut Teknologi Bandung ini menghasilkan sebuah karya yang tidak main-main. Rengkuh dengan jurusan Desain Produk-nya, sementara Fachril dengan jurusan Desain Industrial-nya tampaknya justru saling melengkapi satu sama lain dalam sebuah brand Interindio, Gio. Mereka berdua sempat tergabung dalam tim desain di Karsa Design, sebelum akhirnya mendirikan label kolaborasi mereka berdua di tahun 2017.

             

Gio merupakan koleksi furnitur premium yang terinpirasi dari kekayaan Indonesia, terutama di bidang maritim dengan didukung oleh pengrajin yang ahli di bidangnya.  Kehidupan nelayan dan laut adalah inspirasi utamanya. Bentuk, garis, dan karakter dari sebuah kapal contohnya, mereka aplikasikan menjadi desain berbagai furnitur. Indonesia merupakan negara maritim terbesar di dunia. Oleh karena itu, Rengkuh dan Fachril ingin mengangkat hal ini di seluruh penjuru dunia agar dunia internasional dapat melihat hal tersebut. Mimpi mereka pun menjadi kenyataan ketika tahun lalu mereka mendapat kehormatan untuk menghadirkan karya-karya terbaik mereka di ajang Salone del Mobile di Italia. Congrats dan teruslah berkarya!

 

    

Ractangle Coffee Table terbuat dari kayu ebony dengan finishing pori yang terbuka

teks FIVI ANJARINI sumber & foto TIM BEKRAF