GO UP

5 Kota Kreatif Dunia yang Instagrammable

Dalam industri interior dan arsitektur, perhatian sering kali tertuju pada pusatnya desain yang dinamis, seperti Copenhagen dan Milan. Berikut adalah kota-kota kreatif yang tengah berkembang namun tidak menjadi sorotan yang sayang untuk dilewatkan, dan destinasi yang wajib Anda kunjungi saat berkunjung ke sana!

 

DUNDEESKOTLANDIA

 

 

Di pertengahan September 2018 telah digelar pembukaan Victoria and Albert Museum (V&A) di Dundee. Museum terletak berhadapan dengan Sungai Tay, di mana pantulan air yang menakjubkan telah menggandakan ukuran sci-fi-esque, bangunan yang dirancang Kengo Kuma. Ini adalah museum desain pertama Skotlandia dan cabang pertama V&A di luar London–jelas Dundee menyimpan potensi yang besar, dan semua mata tertuju padanya.

            Untuk iklan Dundee, sorotan ini sudah lama ada. Kota yang berasal dari industri tekstil rami, tapi sekarang menerapkan desain dalam semua aspek kehidupan. Ada malam di mana Pechakucha selalu dipenuhi oleh Creative Dundee, di mana para pemikir kreatif dan penikmatnya berbagi ide dalam tiap format slide; kolaborasi The 2016 Designs on Justice, di mana terlihat mahasiswa hukum dan seni dan desain membahas tentang sistem peradilan pidana; dan tahun ini Dundee Design Festival, dengan tema yang mengeksplor pembuat, mesin, dan masa depan dari pabrik.

 

KOTA MEKSIKO, MEKSIKO

 

Sebutkan desain Meksiko dan Anda akan kesulitan menemukan seseorang yang tidak menyebutkan kerajinan tradisionalnya, seperti tekstil dan keranjang, dalam pembahasan ini. Bagaimana pun, penobatan Meksiko sebagai Ibukota Desain Dunia tahun 2018, dan acara tahunan Design Week Mexico-nya, telah membuat dunia memusatkan perhatiannya kepada ciri khas Meksiko, meski lebih kepada elemen modern. Banyak yang menyebutkan Luis Barragan, salah satu arsitek hebat asal Meksiko, yang berkontribusi untuk hal ini. Luis mengombinasikan karakter yang penuh warna dari kota ini dengan rumahnya yang simpel dan berbentuk kotak, yang dapat kita lihat pada rumahnya dan studio di Miguel Hidalgo District.

             Bangunan besar lainnya di sekitar kota termasuk Torre Reforma, sebuah gedung pencakar langit tiga sisi yang terletak di Paseo de la Reforma, sebuah jalanan luas yang menjadi pusat bagi bangunan ikonik lainnya. “Lubang” yang Anda lihat jelas pada fasade gedung dirancang oleh Benjamin Romano dari LBR & A ini sebenarnya adalah jendela setinggi tiga tingkat yang memungkinkan gedung melengkung tanpa patah–desain tepat untuk kota yang rawan gempa.

             Anda juga harus mengunjungi menara berstruktur baja di perpustakaan Biblioteca Vasconcelos dan  Palacio de Bellas Artes (Palace of Fine Arts), yang memiliki fasade Neoclassical dan interior Art Deco yang menonjol, yang memberikan pengetahuan sejarah tentang kota ini.

 

BILBAO, SPANYOL

Bilbao tidak persis di bawah radar, berkat Museum Guggenheim Frank Gehry. Setelah diresmikan dua dekade lalu, bangunan patung perak dan laba-labanya (Maman) karya Louise Bourgeois–mendorong industri pariwisata Bilbao (ini kemudian menciptakan The Bilbao Effect) dan ini diangkat dalam salah satu film James Bond.

             Meski demikian, Frank Gehry bukanlah satu-satunya arsitek ternama yang memberikan perubahan pada Bilbao. Zaha Hadid menciptakan Zorrotzaurre, sebuah semenanjung buatan yang menjadi pulau yang dibuat untuk mempromosikan kegiatan kreatif dan budaya; dan jika Anda sedang makan malam di salah satu restoran Bilbao, Anda mungkin akan disuguhi air dengan gelas keramik miring yang didesain oleh Patricia Urquilo. H2o Bilbao merupakan hasil reinterpretasinya terhadap teko  kayu Kaiku.

             Dan, selain itu juga menjadi Kota Desain Unesco, Bilbao memiliki koneksi ke Singapura: Bilbao City Hall untuk kali pertama memenangi  Lee Kuan Yew World City Prize di 2010, yang diakui sebagai transformasi urban dan kota terbaik.

 

 

NAIROBI, KENYA

 

Reputasi dan popularitas dari Afro-futurism memiliki kebanggaan dalam budaya Afrika tidak seperti sebelumnya, dan ini sangat menarik bagi desainer yang sedang naik daun. Di Kenya, di mana budaya kewirausahaan yang kuat–dapat mengontribusikan 5,5 % untuk pendapatan per kapita Kenya–Nairobi, khususnya diatur untuk menyambut masa depan yang cerah.

             Di beberapa tahun belakangan ini, Nairobi mengalami lonjakan desainer, sebagian besar bekerja dengan start-up dan NGO. Pechakucha baru saja diluncurkan, Go Down Arts Centre di mana sebuah gudang diubah menjadi studio seni, dan event seperti Make a Day of It, di mana desainer dan pelaku seni berbagi proses kerja mereka ke publik, adalah bagian ide kreatif dan adegan kreatif imajinatif.

             Beberapa nama penting yang menjadi ujung tombak gerakan ini ialah Tosh Juma, pemilik Nairobi Design Insitute–asosiasi desainnya yang pertama–pemikir kreatif yang lulus lebih awal–dan Mark Kamau dari BRCK yang bersama para ahli teknologi, ingin meningkatkan akses Wi-Fi di Afrika.

 

 

 

CHIANG MAI, THAILAND

 

 

Kita tidak asing dengan desain Thailand; acara tahunan Singapore Design Week serta toko ritel lokal sering memperkenalkan furnitur asal Thailand dari merek populer Bangkok, seperti Atelier 2+ dan PDM Studio kepada pelanggannya. Nah, Ibukota mungkin telah membuka jalan untuk kepentingan global, tetapi sekarang saatnya untuk kami mengarahkan pandangan kami pada pusat kreatif di Chiang Mai.

             Tidak ada kekurangan dari galeri dan festival yang menampilkan bakat, seperti Moonler Collection Co, di mana mereka menggabungkan desain kontemporer dan keahlian tradisional. Baan Kang Wat adalah salah satunya–tidak hanya berkunjung untuk melihat studio kerajinan dan kafe, tapi juga untuk mengagumi arsitektur yang terinspirasi pada kampung (desa).

             Ada juga MAIIAM Contemporary Art Museum yang baru dibuka, memperhitungkan Montein Boonma yang terkenal sebagai pembawa perubahan dalam seni modern Thailand dari sebagian koleksi permanennya. Dan merek lifestyle seperti Woo Cafe & Art Gallery, dan hotel butik seperti 137 Pillars House dan The Artel Nimman, menambahkan energi dan suasana kreatif.

             Tentu saja, setiap adegan seni yang berkembang akan memiliki Design Week tersendiri. Chiang Mai dikelola oleh Thailand Creative & Design Center, yang memiliki cabang di sini. Mereka menawarkan pemerhati desain dan pemilik brand menjadi narasumber berbagai kegiatan, seperti diskusi buku-buku dan seminar.

 

teks ELIZA HAMZAH foto TIM HOME & DECOR SG & BRAND alih bahasa IFAH LESTALUHU