GO UP

People: Devi Anggia Sari - Young Talents


Sebagian orang percaya jika ingin memiliki interior yang mewah dan bagus, harus lebih dalam merogoh kantong. Namun, tidak dengan perempuan kelahiran 1980 ini. Ia berhasil mengubah mindset para juri dalam suatu perlombaan tentang gaya interior yang sederhana namun tetap terlihat mewah. Terbukti, lewat karyanya yang bertajuk ’Gaia Beauty Lounge’, Devi berhasil menjadi pemenang dari kategori retail-komersial yang diadakan oleh Himpunan Desainer Interior Indonesia di Pameran Index Mozaik.

Apa karya terbesar yang berkesan untuk Anda?

Terbesar dalam arti kompleksitas dan volume, beberapa rumah tinggal privat dan proyek komersial lebih besar, tetapi Gaia Beauty Lounge, bukan proyek bernilai besar, hanya proyek sederhana tapi berkesan sekali karena saya banyak terlibat sampai hal sekecilnya.

Salah satu dari ruang perawatan, khusus pelanggan yang datang berdua.

Hal favorit apa yang paling Anda sukai dari karya-karya Anda?

Paling suka kalau berhasil mewujudkan desain yang murah tapi chic. Di lingkungan sekitar saya, kebanyakan masih memandang interior menjadi sesuatu hal yang mewah dan mahal. Saya akan merasa berhasil jika bisa mengubah mindset mereka yang berpikir demikian dengan mewujudkan sebuah desain sederhana dan juga murah, karena ini termasuk mengedukasi interior.

 

Filosofi apa di balik karya Anda yang bertajuk Gaia Beauty Lounge?

Bahwa interior spa tidak melulu harus etnik, tempat yang gelap ataupun remang-remang, tradisional dan memberi spirit loving woman power.

 

Meja Resepsionis Gaia Beauty Lounge dengan konsep minimalis dan juga elegan.

 

Bagaimana tanggapan Anda melihat inovasi dari karya para kompetitor?

Senang sekali, karena saya punya kesempatan untuk memperhatikan karya-karya mereka. Indonesia ini punya desainer dan arsitek yang hebat-hebat! Saya berharap suatu saat punya kesempatan mendesain dan berinovasi seperti mereka, atau bahkan berkolabolasi, mungkin. Amin!

 

Siapa desainer Indonesia favorit Anda?

Banyak, antara lain Yori Antar, Andra Matin, Hidajat Endramukti, Astri Puji Lestari, Lulu Lutfi Labibi.

 

Saran Anda untuk para desainer pendatang baru di Indonesia?

Untuk kalian yang ingin atau sudah mencintai dunia desain, berusahalah untuk punya ciri khas yang comes from your heart & passion. Jangan ikut-ikutan, karena saya sendiri belum ada juga, masih mencari.

 

Desain impian seperti apa yang ingin Anda realisasikan di masa depan?

Ramah lingkungan dan berdaya bagi sekitar. Urip iku urup.

 

wawancara IFAH LESTALUHU