GO UP

Designer of The Year di Ajang Maison & Objet Paris September 2018: Ramy Fischler

+

(Foto: Chiara Cadeddu)

Dua kali setahun Maison & Objet memberi pengaruh yang besar dan ekstensif terhadap dunia interior dan desain. Dan pada edisi September 2018 kali ini desainer dari Belgia, Ramy Fischler, terpilih sebagai Designer of The Year. Salah satu desainnya dapat ditemukan di kantor pusat Twitter di Prancis.  

 

Kegemarannya bereksperimen dimulai ketika ia belajar desain di ENSCI-Les Ateliers, Paris, dan semakin dikembangkannya ketika dia bekerja di Patrick Jouin. Desainer asal Belgia yang lantas pindah ke Paris tahun 1998 ini lantas mengeksplor semua hal yang menarik baginya di studionya sendiri yang ia bangun di tahun 2011. Pendekatan yang dipakai lulusan ENSCI tahun 2004 ini lebih kepada nilai fungsi ketimbang aspek formal ruang atau desain produk. Mengantisipasi perilaku di masa depan, mendefinisikan alasan dan penggunaan sebuah proyek, dan memvisualisasi efektivitas produk yang dibuatnya bagi sekitarnya, inilah langkah-langkah awal dalam proses kreatifnya. Baginya desain haruslah masuk akal dan ia terobsesi untuk tidak pernah mengulang desainnya sendiri. 

Secara umum karya-karya Fischler banyak dipengaruhi oleh sinema, disiplin ilmu yang juga selalu memikatnya. Ia belajar desain sama halnya dengan sutradara membuat film, yaitu berkonsep. Fiksi dan karya kolaboratif merupakan dua pilar bagi proses ini. Proyek desain interiornya untuk hunian privat maupun restoran membuka kesempatan baginya untuk membuat furnitur, yang dibuatnya sendiri dan ditampilkan di galeri.

 

Visual Exformation karya Ramy di tahun 2016 (Foto: Guillaume Chauvin)

Ia juga membuat objek hibrida yang merepresentasikan kemampuannya dalam menyamarkan perbedaan antara disiplin ilmu tersebut. Lingkup penelitian dirambahnya saat ia mengambil gelar profesor di Le Fresnoy–National Studio for Contemporary Arts, dengan sebuah proyek L’Image Éclaire, yang menciptakan koneksi antara gambar dan sinema.              

Awal tahun 2018, ia fokus menjadi scenographer untuk opera, termasuk di dalamnya mendesain untuk versi Hamlet yang disutradarai oleh Cyril Teste, yang rencananya akan memulai debutnya di bulan Desember mendatang di L’Opéra Comique di Paris, dan sebuah ekshibisi bertajuk “L’Intelligence de la Main” untuk Bettencourt Schueller Foundation, yang mengeksplor konsep metode pembuatan, yang akan digelar September nanti di Giorgio Cini Foundation, Venisia. Ramy bagaikan jiwa yang bebas, yang dengan antusias memperkenalkan desain dalam ruang lingkup dan dimensi di sebuah tempat. 
 

Kantor Twitter yang didesain Ramy (Foto: Vincent Leroux)

 

Untuk Philanthro-Lab, proyek terpilih untuk kontes Réinventer Paris 1, ia berkolaborasi dengan Compagnie de Phalsbourg dan studio arsitektur Perrot & Richard. Twitter Prancis juga menunjuk ia untuk menginvestigasi banyak aspek, termasuk lingkungan kerja yang berubah, pertanyaan tentang nilai informasi dan mengaplikasikan penemuannya itu kepada denah ruang dan desain kantor mereka.  

Sebagai entrepreneur designer, ia juga terlibat dalam pengembangan Nu!, perusahaan katering lokal yang ramah lingkungan dan memproduksi bahan-bahannya sendiri. Ia juga yang berinisiatif untuk mendesain kulkas terkoneksi yang menerima pembayaran nontunai.

 

 

Karya Ramy untuk Reffetorio, Paris (Foto: J.R.)

 

Proyek terbaru Ramy di National Café, London (Foto: The National Gallery)

Proyek terbaru Fischler adalah untuk Refettorio Paris, yaitu tempat sentral makan untuk tuna wisma dan imigran, yang diprakarsai oleh koki ternama Italia, Massimo Bottura dan didirikan di dalam Foyer de la Madeleine.  Ia berkolaborasi dengan Nicola Delon (pendiri Studio Encore Heureux) untuk membuat dekorasi khusus dari material daur ulang. Selang beberapa saat kemudian, ia mengerjakan dua proyek terbarunya di Champs-Élysées: sebuah palace hotel dan konsep baru teater film.

Dan untuk ajang Maison & Objet kali ini Fischler menghadirkan keberagamaan aktivitas dalam studionya dan proyeknya hari demi hari, memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memahami pemikirannya dan pendekatan holistik yang diterapkannya. Sangat menarik, lebih dari sekadar memamerkan koleksi objek dan proyek!

 

teks FIVI ANJARINI sumber DOK. MAISON & OBJET