GO UP

Menciptakan taman yang menarik, Anda dapat menyelinginya dengan tanaman dekoratif.

Jika area taman yang Anda miliki terbatas, atau Anda tertarik untuk menambah tekstur serta keindahan halaman Anda, pertimbangkanlah untuk membuat taman vertikal. Beberapa jenis tanaman secara alami tumbuh merambat pada pohon ataupun dinding, dan dapat dengan mudah dirambatkan pada struktur yang dipilih.

 

Memilih Struktur Taman Vertikal

Beli sebuah struktur taman vertikal dari toko perlengkapan taman. Seiring dengan semakin berkembang dan populernya taman vertikal, toko peralatan taman pun menambah variasi struktur yang sesuai untuk membangun sebuah taman vertikal. Pilihlah di antara beberapa pilihan berikut:

- Tiang sederhana yang mudah ditanam ke dalam tanah. Pilihan ini cukup bagus bila Anda hanya menginginkan beberapa elemen vertikal di taman Anda.

- Teralis, biasanya terbuat dari kayu. Teralis tersebut berbentuk kotak dengan persilangan penguat pada bagian atas dan samping yang memungkinkan tanaman merambat dan membuat jalinan melalui celah-celah kayu. Jika tidak ingin mengeluarkan biaya, gunakan perangkat vertikal yang sudah Anda miliki. Anda dapat memanfaatkan beberapa objek berikut:

- Tiang bambu. Batang bambu memiliki karakter yang kokoh dan relatif mudah didapatkan, bahkan secara cuma-cuma. Jika tidak ada batang bambu, Anda bisa memanfaatkan batang pohon lain yang tinggi dan berbentuk serupa.

- Dek. Jika Anda memiliki sebuah dek yang membentang beberapa meter di atas permukaan tanah. Anda dapat membuat taman vertikal pada bagian sisi-sisinya.

- Pagar. Sebagian besar jenis pagar merupakan struktur yang sesuai untuk sebuah taman vertikal. Semakin tinggi pagar maka akan semakin baik untuk struktur taman.

Memilih Jenis Tanaman yang Tepat

Kacang polong dan kacangkacangan secara alami akan memutari dan merambat pada teralis, dan banyak di antara jenisnya yang memiliki bunga yang indah. Berikut beberapa ide yang bisa ditanam:

- Kacang-kacangan jenis scarlet runner bean, yang memiliki bunga berwarna merah dan putih.

- Tanamlah tomat yang harus tumbuh vertikal agar tetap sehat dan menghasilkan banyak buah. Pada musim panas, tanaman tomat akan memberi nuansa merah segar di halaman Anda.

- Beberapa varietas labu juga tumbuh secara vertikal. Coba tanamlah labu jenis trombetta yang memiliki bunga yang indah.

- Hop, yaitu jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan esensial dalam pembuatan bir (perasa/penstabil rasa), yang tumbuhnya mengarah ke atas.

 

Jika Anda tertarik membuat sebuah taman vertikal yang cantik, carilah varietas tanaman berbunga yang cenderung tumbuh mengarah ke atas.

- Tanaman morning glory, yaitu jenis kangkung-kangkungan yang tumbuh cepat dan kuat, dan juga memiliki bunga yang sangat menarik dalam beragam corak warna (putih, merah, pink, ungu, dll).

- Wisteria yang berbunga ungu dan menguarkan aroma wangi, merupakan pilihan yang cukup populer untuk taman vertikal.

- English ivy adalah jenis tanaman merambat yang berpotensi menciptakan latar hijau yang menarik untuk bunga warna-warni.

- Pohon mawar yang memanjat akan memberikan sentuhan romantis untuk taman vertikal Anda.

Membuat Taman Vertikal

- Taman vertikal memerlukan area dengan tanah dengan drainase yang baik serta dikombinasikan secara tepat dengan sinar matahari. Cari tahu karakter tanaman, kondisi seperti apa yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya, kemudian pilihlah area pada halaman ataupun teras yang paling sesuai.

- Jika Anda akan menggunakan teralis, tiang atau galah, pastikan Anda menanamnya cukup dalam sehingga tidak goyang atau jatuh. Taman memerlukan pondasi yang kokoh sehingga dapat berdiri tegak serta tahan terhadap hempasan angin dan hujan.

- Tanamlah biji ataupun bibit tanaman dalam lubang yang berjarak dari teralis, tiang atau struktur lain yang Anda gunakan. Pastikan tanaman tersebut tidak terlalu dekat satu sama lain atau dengan struktur, sehingga tanaman tersebut akan memiliki ruang yang cukup untuk pertumbuhannya.

- Pastikan tanaman mendapat cukup air dan Anda tidak lupa memupuknya, melindunginya dengan memberi mulsa agar tanaman tumbuh sehat dan kuat.

- Ketika bibit tanaman mencapai tinggi beberapa sentimeter, lilitkan tangkai tanaman dengan lembut mengelilingi struktur, jangan sampai melengkung atau patah. Jangan mengikat batang tanaman terlalu kuat karena akan menghalangi terjadinya pertumbuhan yang baik dan juga akan merusak tanaman.

 

Tips !
Pada struktur vertikal, Anda bisa mencoba menanam kacangkacangan, mentimun, terong, atau melon. Untuk menciptakan taman yang menarik, Anda dapat menyelinginya dengan tanaman dekoratif, seperti marigold (tanaman dengan bunga warna oranye kekuningan beraroma tajam) atau tanaman yang lebih rendah, seperti stroberi.